Teruntuk dirimu
teruntuk dirimu yang tengah memantaskan diri untukku... .
bila nanti telah tiba waktunya,
kau datang untuk mengenal keluargaku,
maka siapkanlah mental yang berlapis-lapis.
jangan marah bila ada yang menatap sinis padamu,
keluargaku memang keluarga biasa
yang tentu akan sangat berhati-hati dalam memilih seseorang yang akan bergabung dengan kami.
mereka bukannya tak suka dengan hadirmu,
hanya saja mereka tidak mau aku menikah dengan lelaki yang tidak jelas
—asal-usulnya.
karena bagaimana pun juga pernikahan bukan hanya tentang aku dan kamu,
tapi juga tentang dua keluarga.
jadi,
siapkan mental yang berlapis-lapis saat menemuiku nanti.
karena akan ada banyak mata yang memandang,
telinga yang mendengar,
juga mulut yang berkomentar.
dan
datanglah saat kamu benar-benar sudah siap,
tak hanya siap memelukku,
tetapi juga siap memeluk keluargaku.
jangan terburu-buru.
karena menyegerakan berbeda dengan mempercepat.
.
.
#BerbagiSemangat


Komentar
Posting Komentar