MENEPI

" Tentang menepi "

Jangan mengukur seseorang karena terlalu pendiam...
Sebab bisa jadi, dia diam sebab dia tahu mengutarakan banyak hal hanya akan membuatnya semakin sakit ...
Sebab itu, ia memilih menepi dan membuat semuanya tampak baik baik saja agar selalu banyak ruang untuk dirinya bernafas dengan legah dari para mulut penikmat cerita atau dari yang tak kunjung memahami keadaan ... 
"Allahu Allahu Rabbi La Usyriku Bihi Syai'an"

Maka biarlah aku terus memuja cintamu, lalu menepi di setiap rindu menyapa sepi.Aku hanya ingin menepi dari jatuh bangunnya mencinta dan dicinta. Tak ingin terburu-buru hingga akhirnya jatuh di lubang yang sama.

Genggamlah semua rasa yang kau punya,simpan dan biarkan ia berkembang di dalam dada. Hingga ketika waktunya tiba, rasa itu akan menerima tempat yang selayaknya. Rasa itu akan tumbuh sempurna dan lebih baik dari sebelumnya.

Sudahlah berhenti tak usah banyak bicara cinta atau apapun namanya, biarkan semua itu Allah yang mengatur dan mengurusnya.

Percayalah, suatu saat aku, kau,dia, ataupun mereka akan menemukan cerita yang paling indah se-alam semesta dengan atau tanpa adanya kita sebagai pemeran utama, karena Allah adalah sebaik-baiknya penulis skenario yang paling sempurna.

Aku hanya ingin menepi,
Duduk dan melihat gelombang bermain
Datang menghantam lalu surut pergi
Jangan cemaskan aku
semua akan baik baik saja 
kut takkan bermain di pusaran airnya.

Aku hanya ingin menepi.
Tidak untuk tinggal selamanya disini
Apalagi sembunyi dalam perangkap sepi
Jika tiba saatnya nanti,
Aku akan berlayar melaju dengan pasti
Membelah misteri laut menuju muara abadi.

Aku hanya ingin menepi,
Hingga kuputuskan haluan yang akan terlewati
Mungkin dalam arah yang sama atau berbeda
Ku pastikan punya tujuan nanti
Bukan sekedar terbawa arus gelombang
Yang membuat kapalku  karam menepi 

Aku hanya ingin menepi,
untuk memastikan aku siap pergi
menyongsong kehidupan yang lebih berarti
merasakan hangatnya mentari pagi
hingga dalam pelukan bulan dimalam hari
dalam rasa syukur yang tiada henti.

Aku hanya ingin menepi, bukan ingin menjauhimu, namun berfikir untuk melangkah dihadapanmu sangatlah berat sebab yang kubawa hanyalah duka dan yang kudapat hanyalah luka.
Aku hanya ingin menepi disaat tiba waktunya kamu akan sadar bahwa kamu melepaskan orang yang tidak pernah menyakiti orang lain namu disakiti oleh orang lain, 


Komentar

Postingan Populer